SEMARANG, Harianmuria.com – Moh. Yunus, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Semarang (USM) angkatan 2023, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong dua gelar juara di tingkat regional.
Yunus meraih Juara 1 Lomba Essay Law Fest Unwahas serta Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Mahasiswa se-Jawa Tengah dan DIY. Capaian ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa keaktifan berorganisasi menjadi penghambat prestasi akademik.
Aktif Organisasi, Prestasi Tetap Gemilang
Di balik kesuksesan tersebut, Yunus dikenal sebagai mahasiswa yang sangat aktif berorganisasi. Ia tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH USM, aktif mengabdi di Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) FH USM, serta menjadi motor penggerak bangkitnya kembali Formasi KIP-K (Forum Mahasiswa KIP-Kuliah) USM yang sempat vakum selama bertahun-tahun.
Upaya menghidupkan kembali Formasi KIP-K dilakukan Yunus dengan membangun ulang struktur organisasi agar kembali menjadi wadah aspirasi dan pendampingan ribuan mahasiswa penerima beasiswa di lingkungan USM.
Bangkit Setelah Enam Kali Gagal
Prestasi yang diraih Yunus bukan hasil instan. Di balik podium juara, tersimpan kisah perjuangan panjang. Sebelum akhirnya berhasil, Yunus harus menerima enam kali kegagalan berturut-turut di berbagai perlombaan.
Namun, kegagalan tersebut justru menjadi bahan evaluasi untuk mempertajam nalar kritis, memperbaiki metodologi, serta mematangkan gaya penulisan karya ilmiahnya hingga mampu bersaing di tingkat regional.
Pengalaman Lapangan Perkuat Karya Ilmiah
Kesibukan Yunus semakin padat karena keterlibatannya dalam organisasi kemasyarakatan di luar kampus. Ia tercatat sebagai mantan Ketua Umum IPNU periode 2022–2023 dan kini aktif sebagai pengurus DPC Permahi Semarang Raya.
Pengalaman terjun langsung ke masyarakat, dipadukan dengan teori hukum yang diperoleh di bangku kuliah serta praktik bantuan hukum di BKBH, menjadikan karya tulis Yunus dinilai lebih aplikatif dan solutif terhadap persoalan hukum di masyarakat.
“Kejuaraan ini bukan hasil instan. Ada proses panjang dan melelahkan, termasuk enam kali kegagalan sebelumnya. Prestasi ini buah dari kesabaran mengelola waktu antara pengabdian di organisasi, menghidupkan kembali organisasi kampus yang vakum, serta menjaga integritas akademik,” ungkap Moh. Yunus.
Tentang Universitas Semarang (USM)
Universitas Semarang (USM) merupakan institusi pendidikan tinggi unggulan di Jawa Tengah yang berkomitmen mencetak lulusan profesional berkarakter dan memiliki semangat kejuangan tinggi.
Melalui Fakultas Hukum yang telah terakreditasi baik, USM terus mendorong mahasiswanya untuk aktif dalam riset ilmiah serta pengabdian masyarakat guna menjawab tantangan hukum di era modern.
Jurnalis: Subekan
Editor: Basuki









