BLORA, Harianmuria.com – Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menargetkan pengungsi akibat ledakan sumur minyak ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, dapat kembali ke rumah masing-masing dalam dua hari ke depan.
Seperti diketahui, insiden ledakan pada Minggu, 17 Agustus 2025 itu menyebabkan sekitar 300 kepala keluarga atau 750 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
“Saat ini proses pengecoran sumur sedang berlangsung. Setelah pihak Pertamina memastikan aman, warga diperbolehkan kembali ke rumah,” ujar AKBP Wawan, Jumat sore, 29 Agustus 2025.
Warga Zona Terdekat Diminta Bersabar
Kapolres mengimbau warga yang berada di dekat titik lokasi kebakaran untuk tidak kembali dulu ke rumah, sebagai langkah antisipasi keselamatan.
“Yang tinggal di zona terdekat dengan lokasi kebakaran, kami mengimbau untuk tidak kembali ke rumah dulu. Ini demi menjaga keselamatan bersama,” tambahnya.
Kapolres menambahkan, sebagian warga yang rumahnya jauh dari titik ledakan sudah mulai kembali ke hunian masing-masing. “Sebagian warga ada yang sudah kembali ke rumah, meskipun baru sedikit,” katanya.
Pertamina Turunkan Alat Berat untuk Pengecoran
Saat ini, Pertamina telah menerjunkan alat berat di lokasi untuk proses pengecoran sumur minyak. Kapolres berharap, setelah proses terakhir bisa selesai tanpa kendala, sehingga masyarakat dapat kembali ke rumah dan menjalani rutinitasnya seperti biasa.
“Semoga proses terakhir ini berjalan lancar. Setelah dipastikan aman, masyarakat bisa kembali ke rumah,” tandasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki









