KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai menggencarkan kegiatan perimbasan pohon, terutama di tempat-tempat rawan yang rawan terjadi pohon tumbang.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi menghadapi musim penghujan yang biasanya rawan terjadi pohon tumbang karena angin kencang.
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menjelaskan bahwa kegiatan perimbasan dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah daerah dan pihak swasta. Saat ini perimbasan difokuskan di jalan-jalan utama yang terdapat banyak pohon berukuran besar.
“Dinas PKPLH Kudus melakukan rimbas-rimbas bersama perusahaan seperti PT Djarum dan PT Sukun. Ini dilakukan supaya tidak terjadi patah yang bisa mencederai para pengguna jalan,” kata Sam’ani, Kamis, 6 November 2025.
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk gotong royong lintas pihak untuk memastikan keselamatan di jalan raya tetap terjaga.
“Ini sebagai langkah kita menghadapi musim penghujan yang sudah mulai datang sekarang,” tambahnya.
Perimbasan Gratis untuk Masyarakat
Bupati Sam’ani menegaskan bahwa kegiatan perimbasan pohon dilakukan tanpa biaya alias gratis. Masyarakat yang khawatir dengan keberadaan pohon besar di area sekitarnya bisa melapor jika dirasa membahayakan dan menghendaki perimbasan.
“Gratis, tidak ada pungutan. Kalau ada pungutan, lapor saya. Cukup koordinasi saja. Kalau hasil kajian memang berbahaya, langsung bisa dilakukan penebangan,” tegasnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus, Sulistyowati, menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai perusahaan besar di Kudus.
“Kolaborasi ini penting agar kegiatan perimbasan berjalan efektif dan aman. Kami berharap dukungan dari berbagai pihak terus berlanjut, terutama dalam menjaga keselamatan pengguna jalan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki









