BLORA, Harianmuria.com – Polres Blora resmi memulai Operasi Zebra Candi 2025, yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025. Operasi ini bertujuan menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Blora serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menjelaskan bahwa operasi ini fokus pada terciptanya Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang aman dan nyaman.
“Tak hanya menekan pelanggaran, Operasi Zebra juga meningkatkan disiplin masyarakat agar Kamseltibcarlantas tercapai,” kata AKBP Wawan saat apel pembukaan Operasi Zebra Candi 2025, Senin, 17 Oktober 2025.
Personel Gabungan Siap Diterjunkan
Operasi Zebra Candi 2025 melibatkan 2.478 personel gabungan dari Polda Jateng dan jajaran Polres Blora. Apel pembukaan menjadi pengecekan akhir kesiapan petugas sebelum diterjunkan ke lapangan.
Kapolres menekankan penerapan tindakan preemtif, preventif, dan represif secara humanis, sesuai data Operasi Zebra 2024 di Jawa Tengah yang mencatat 520 kasus kecelakaan dengan 24 korban meninggal dan 73.859 pelanggaran lalu lintas.
8 Sasaran Prioritas Penindakan
AKBP Wawan menjelaskan, terdapat delapan sasaran prioritas penindakan pelanggaran, diantaranya penggunaan handphone saat berkendara, pengemudi di bawah umur, boncengan lebih dari satu, tidak memakai helm SNI dan sabuk keselamatan.
“Selain itu, yang menjadi fokus penindakan adalah pengendara mabuk, melawan arus, dan melebihi batas kecepatan,” katanya.
AKBP Wawan mengimbau seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan profesional, persuasif, humanis, dan selalu mengutamakan keselamatan.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki









