Rabu, Januari 7, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Musim Kemarau Mundur, Petani Tembakau Pati Resah Tanaman Gagal Tumbuh

Musim Kemarau Mundur, Petani Tembakau Pati Resah Tanaman Gagal Tumbuh

Basuki by Basuki
14 Juni 2025 13:09
in News, Pati, Seputar Jateng, Umum
0 0
Kondisi lahan pertanian tembakau yang tergenang air di Desa Kebonturi, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati akhir Mei 2025. (Setyo Nugroho/Harianmuria.com)

Kondisi lahan pertanian tembakau yang tergenang air di Desa Kebonturi, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati akhir Mei 2025. (Setyo Nugroho/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

PATI, Harianmuria.com – Sejumlah petani tembakau di Kabupaten Pati menghadapi kesulitan dalam proses penanaman akibat mundurnya musim kemarau pada tahun ini. Kondisi cuaca yang tidak menentu memaksa petani melakukan uji coba tanam berulang kali karena hujan masih mengguyur meskipun telah memasuki Musim Tanam (MT) III.

Sekretaris Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Pati, Sudarto, mengatakan bahwa tanaman tembakau tidak bisa tumbuh optimal jika lahannya tergenang air. Hal ini menjadi tantangan besar karena curah hujan masih tinggi meskipun sudah waktunya musim kering.

“Tanam tembakau idealnya di musim kemarau. Namun sekarang justru sering hujan, sehingga lahan tergenang dan tembakau gagal tumbuh,” ujar Sudarto, petani asal Desa Kebonturi, Kecamatan Jaken, Sabtu 14 Juni 2025.

Sudarto mengungkapkan, dirinya sudah mencoba menanam tembakau sejak April 2025. Namun, hujan yang terus turun menyebabkan tanaman tembakaunya mati hingga tiga kali. Dari total 2 hektare lahan miliknya, baru 1 hektare yang bisa ditanami, itu pun belum menunjukkan perkembangan optimal.

“Sudah tiga kali percobaan tanam. Tembakau saya seharusnya sudah masuk tahap punggel, tapi karena kebanjiran, pertumbuhannya tidak normal,” tambahnya.

Menurutnya, penanaman tembaku idealnya dilakukan saat musim kemarau karena memungkinkan petani mengatur pengairan sesuai kebutuhan tanaman. Saat air berlebih, pertumbuhan tembakau justru terganggu dan hasil panen terancam gagal.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya, membenarkan bahwa musim kemarau tahun ini mengalami kemunduran dan diperkirakan baru akan datang pada Agustus 2025. Penundaan ini dipengaruhi oleh fenomena iklim global seperti El Nino–Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD).

“Idealnya Mei sudah masuk kemarau. Namun tahun ini kemarau datang terlambat dan berlangsung pendek. Kemarau hanya sebentar, lalu Oktober kita masuk hujan lagi,” jelas Martinus.

Dengan kemarau yang diprediksi hanya berlangsung sekitar dua bulan, petani di wilayah Pati dan sekitarnya diimbau untuk menyesuaikan pola tanam dan pengairan agar meminimalkan risiko gagal panen.

(SETYO NUGROHO – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita PatiBPBD Patigagal tanam tembakauInfo Patimusim kemarau mundurperubahan iklimpetani tembakau

Related Posts

Sejumlah pedagang sayur malam Pasar Bitingan menolak relokasi ke Pasar Saerah dan mendatangi Kantor Satpol PP Kudus.
Kudus

Tolak Relokasi, Sejumlah Pedagang Sayur Pasar Bitingan Geruduk Kantor Satpol PP Kudus

7 Januari 2026
Relokasi pedagang sayur Pasar Bitingan ke Pasar Saerah Kudus dimulai 8 Januari 2026, Bupati Sam’ani memastikan fasilitas pasar siap.
Kudus

Relokasi Pedagang Sayur Malam Dimulai 8 Januari, Bupati Kudus Pastikan Pasar Saerah Siap

7 Januari 2026
Kasus superflu muncul di Indonesia, Edy Wuryanto minta pemerintah perkuat surveilans, deteksi dini, dan kesiapsiagaan sistem kesehatan tanpa memicu kepanikan publik.
Grobogan

Kasus Superflu Muncul, Edy Wuryanto Minta Pemerintah Perkuat Surveilans dan Deteksi Dini

7 Januari 2026
Tanggul Kali Bremi di Pabean Pekalongan jebol sepanjang 35 meter, menyebabkan ratusan rumah terendam banjir dan 300 KK terdampak.
Pekalongan

Tanggul Kali Bremi Jebol 35 Meter, Ratusan Rumah di Pabean Pekalongan Terendam Banjir

7 Januari 2026
Load More
Next Post
Truk Hino B 9013 JXR terparkir di kompleks PT Charoen Pokphand Salatiga usai kejadian kecelakaan, Jumat, 13 Juni 2025. (Dok. Polres Salatiga/Harianmuria.com)

Tragis! Truk Jalan Sendiri, Sopir di Salatiga Tewas Terlindas Kendaraannya

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS