PEKALONGAN, Harianmuria.com – Museum Keris Kota Pekalongan ikut memeriahkan Festival Literasi Kota Pekalongan 2025 dengan membuka stan pameran yang menampilkan koleksi tosan aji, yakni pusaka tradisional peninggalan leluhur.
Kegiatan ini digelar pada Sabtu pagi, 8 November 2025, di kompleks Festival Literasi yang berlangsung di GOR Jetayu, Kota Pekalongan.
Edukasi Budaya untuk Generasi Muda
Penjaga Museum Keris, Rifqon Arodli, mengungkapkan bahwa partisipasi mereka bukan hanya untuk meramaikan acara, tetapi juga sebagai bentuk edukasi budaya bagi masyarakat, terutama generasi muda dan anak-anak.
“Kami ingin memberikan edukasi agar anak-anak mengenal dan memahami perkerisan atau pusaka tradisional. Budaya tradisional ini harus terus dijaga,” ujar Rifqon.
Koleksi Pusaka yang Dipamerkan
Dalam pameran tersebut, Museum Keris menampilkan berbagai koleksi bersejarah, di antaranya Keris Suratman yang menjadi ikon Kota Pekalongan, Keris Parungsari, Jalak Budho, Tombak, Naga Raja, Kendali Rangah, Kitab Lontar, serta Jimat Linggayoni.
Selain itu, dua keris besar – Keris Suratman dan Keris Karno Tinanding – juga dipamerkan sebagai koleksi istimewa yang menarik perhatian pengunjung.
Melestarikan Warisan Leluhur
Rifqon berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kembali minat generasi muda terhadap benda pusaka dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
“Sekarang budaya mulai jarang diperhatikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak lebih mengenal benda-benda adi luhung peninggalan para wali dan leluhur kita,” jelasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki









