PATI, Harianmuria.com – Rencana aksi demonstrasi lanjutan yang digagas kelompok Masyarakat Pati Timur Bersatu pada 25 Agustus 2025 resmi dibatalkan. Ahmad Husein, salah satu tokoh penggerak aksi sebelumnya pada 13 Agustus, mengumumkan keputusan ini setelah berdamai dengan Bupati Pati, Sudewo.
“Batal, tadi masyarakat sudah saya beri tahu, kalau tanggal 25 Agustus batal,” ujar Husein saat dikonfirmasi, Selasa, 19 Agustus 2025 pukul 15.11 WIB.
Husein juga mempublikasikan foto kebersamaannya dengan Bupati Sudewo, sebagai penanda bahwa ketegangan antara keduanya telah mereda.
Husein mengaku menarik diri dari rencana aksi karena merasa gerakan demo sebelumnya sudah terkontaminasi kepentingan politik. Husein menegaskan, dirinya hanya ingin menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Saya batalkan saja. Saya menahan diri bersama massa-massa saya,” tegasnya.
Sudah Video Call dan Capai Kesepahaman
Dalam keterangannya, Husein mengatakan telah melakukan komunikasi langsung dengan Bupati Sudewo melalui panggilan video dan berdamai.
“Tadi saya sudah video call sama Pak Bupati, dan aspirasi-aspirasi saya sudah diterima oleh Pak Bupati,” ungkapnya.
Tuntutan Mundur Dicabut
Setelah berdamai, tuntutan agar Bupati Sudewo mundur dari jabatannya kini juga dicabut oleh Husein. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasinya sudah didengar dan diterima.
“Intinya saya dan Pak Sudewo sekarang sudah baik-baik saja. Aspirasi saya sudah dia terima semua,” ujarnya.
Husein menambahkan, dirinya lebih menyukai gaya kepemimpinan yang merangkul masyarakat. “Pak Sudewo tadi sudah membuktikan. Pembangunan di desa-desa juga jalan. Biar diteruskan,” pungkasnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki









