Rabu, Januari 7, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Gas Subsidi Langka, Warga Grobogan Keluhkan Sistem Distribusi

Gas Subsidi Langka, Warga Grobogan Keluhkan Sistem Distribusi

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
12 Februari 2025 17:59
in News, Grobogan, Seputar Jateng, Umum
0 0
Pedagang kaki lima di Grobogan kesulitan mendapatkan stok gas subsidi. (Ahmad Abror/Harianmuria.com)

Pedagang kaki lima di Grobogan kesulitan mendapatkan stok gas subsidi. (Ahmad Abror/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

GROBOGAN, Harianmuria.com – Metode penjualan baru yang ditetapkan pemerintah agar distribusi gas subsidi tepat sasaran menuai kritikan publik. Masyarakat di Grobogan mengeluhkan kelangkaan stok gas subsidi yang tersedia di pangkalan dan juga pendistribusian yang lama.

Masyarakat kesulitan mendapatkan stok tepat waktu. Ketika mereka hendak membeli gas subsidi harus mendaftar dahulu, sementara barangnya baru akan tersedia kira-kira satu minggu kemudian.

Maryani (29) warga Kecamatan Karangrayung mengeluhkan model pembelian gas subsidi yang sekarang ini. Ia mengaku harus menunggu dalam waktu yang lama untuk mendapatkan jatah gas. “Saya kesulitan untuk memasak jika harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan stok,” katanya, Rabu (12/2/2025).

Menurutnya, barang yang datang ke pangkalan sangat terbatas. Hal ini menjadikan masyarakat yang belum dapat harus menunggu giliran sesuai dengan ketersediaan stok yang ada.

“Gas masih saja sulit, gimana kalau mau masak tidak ada gas begini. Kalaupun daftar saat ini menunggu waktu satu minggu baru dapat,” keluhnya.

Sementara itu Eka (35) warga Kecamatan Gubug menuturkan, kelangkaan gas subsidi membuat dirinya mencari lebih jauh, dan harganya juga jauh lebih mahal. Ia harus membayar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu agar mendapat gas lebih cepat.

“Sistem yang sekarang ini perlu waktu lama untuk mendapatkan stok gas. Saya butuhnya saat ini, jadi rela bayar lebih mahal. Mau makan apa anak saya kalau saya tidak masak,” sergahnya.

Seorang pedagang kaki lima, Hamdan (25), juga mengeluhkan distribusi gas subsidi yang sangat lama. Kondisi itu sangat merugikannya sebagai pedagang kecil.

Ia menambahkan, apabila gas habis dirinya harus rela membeli dengan harga yang lebih tinggi. Sebab, ika tidak demikian maka ia tidak bisa berjualan dan itu akan lebih merugikan untuknya karena tidak mendapat pemasukan.

“Cari gas susah, kalau di pangkalan lama, ini jelas merugikan. Jadi saya lebih memilih beli yang lebih mahal agar tetap bisa berjualan,” ujar Hamdan.

Hamdan juga mengeluh bahwa di tengah banyaknya bencana dan cuaca yang tidak menentu membuat dagangannya jadi sepi pembeli. Ia berharap pemerintah bertindak cepat untuk mengatasi masalah ini.

“Semoga pemerintah dapat dengan cepat mengatasi masalah gas ini, supaya saya dapat berjualan dengan baik,” katanya.

(AHMAD ABROR – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Gas SubsidiInfo GroboganStok gas langka

Related Posts

Tanggul Kali Bremi di Pabean Pekalongan jebol sepanjang 35 meter, menyebabkan ratusan rumah terendam banjir dan 300 KK terdampak.
Pekalongan

Tanggul Kali Bremi Jebol 35 Meter, Ratusan Rumah di Pabean Pekalongan Terendam Banjir

7 Januari 2026
DP3A Kota Semarang mencatat serapan Bantuan Operasional RT dan RW tahun 2025 mencapai 95 persen, dengan total dana terserap Rp253,9 miliar.
Semarang

Serapan Bantuan Operasional RT dan RW di Kota Semarang Tembus 95 Persen

7 Januari 2026
Sebanyak 501 ASN dan 18 pejabat BUMD Blora wajib menyerahkan LHKPN periodik 2025 paling lambat 31 Maret 2026 sesuai ketentuan KPK RI.
Blora

501 ASN dan 18 Pejabat BUMD Blora Wajib Lapor Harta Kekayaan, Batas Akhir 31 Maret 2026

7 Januari 2026
Dinkes Kota Semarang menargetkan 1,5 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis 2026 guna mencapai cakupan 80 persen sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
Semarang

Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

7 Januari 2026
Load More
Next Post
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Blora Mahbub Junaidi. (Istimewa/Harianmuria.com)

Dampak Efisiensi, Bantuan Keuangan untuk Desa di Blora Belum Bisa Cair

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS