JEPARA, Harianmuria.com – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa sekaligus pembangunan daerah.
Menurut Agus, santri masa kini bukan hanya penjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar di bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial. Ia melihat, pesantren saat ini memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat ekonomi berbasis kemandirian.
“Kami mendorong agar pemerintah daerah lebih memperhatikan potensi pesantren. Santri harus difasilitasi agar bisa berdaya dan mandiri secara ekonomi,” tegas Agus.
Pesantren Bisa Jadi Pusat Ekonomi Baru
Agus menyoroti beberapa sektor yang bisa digarap oleh kalangan santri, seperti pengelolaan pertanian dan peternakan modern, industri kreatif dan UMKM berbasis pesantren, hingga pelatihan keterampilan digital dan kewirausahaan
Menurutnya, langkah pengembangan ini penting untuk menciptakan santri yang tidak hanya religius, tetapi juga produktif dan mandiri.
Santri Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Lebih lanjut, Agus berharap momentum Hari Santri dapat menjadi pengingat bahwa santri bukan hanya penjaga nilai agama, tetapi juga motor penggerak kemajuan daerah.
“Santri adalah bagian penting dari masyarakat Jepara. Dengan semangat Hari Santri, kami ingin santri terus menjadi teladan dalam moral, inovasi, dan kemandirian,” tandasnya.
Jurnalis: Basuki










