JEPARA, Harianmuria.com – Komisi C DPRD Jepara menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan di wilayah kepulauan. Dalam agenda monitoring dan dialog dengan warga serta Pemerintah Kecamatan Karimunjawa, Ketua Komisi C, Nur Hidayat, menegaskan komitmen pihaknya untuk menekan angka anak putus sekolah melalui kolaborasi lintas sektor.
Nur Hidayat menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan manusia yang harus dijamin hingga ke daerah terpencil. Kondisi geografis dan keterbatasan fasilitas pendidikan di Karimunjawa menjadi salah satu kendala anak-anak untuk melanjutkan sekolah.
“Kami berdiskusi langsung dengan warga dan pihak kecamatan agar persoalan anak putus sekolah bisa ditekan semaksimal mungkin. Tidak boleh ada anak di Karimunjawa yang berhenti sekolah karena faktor ekonomi, jarak, atau kurangnya perhatian,” ujar Nur Hidayat, Sabtu, 1 November 2025.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pendidikan Merata
Salah satu langkah strategis yang perlu diperkuat adalah sinergi antara dinas pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pemerintah juga didorong memaksimalkan program beasiswa dan bantuan pendidikan agar keluarga kurang mampu tidak terbebani biaya sekolah.
“Kami mendorong agar program bantuan pendidikan benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan. Data penerima harus valid, dan pendataan anak putus sekolah dilakukan secara berkala agar penanganannya tepat,” tegas Nur Hidayat.
Selain faktor ekonomi, motivasi belajar anak dan peran aktif orang tua menjadi perhatian. Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan jangka panjang dianggap kunci agar anak-anak Karimunjawa tidak mudah menyerah pada tantangan.
“Anak-anak di kepulauan punya semangat tinggi. Mereka hanya butuh dukungan dan fasilitas yang memadai agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” jelas Nur Hidayat.
Dorong Pemanfaatan Teknologi dan Kemitraan
Komisi C mendorong pemanfaatan teknologi pendidikan jarak jauh dan kerja sama dengan lembaga sosial maupun swasta. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan tidak ada lagi anak di Karimunjawa yang tertinggal secara pendidikan.
“Kami ingin memastikan pendidikan benar-benar menjadi hak semua anak, termasuk mereka yang tinggal di pulau terpencil. Setiap anak berhak punya masa depan yang sama,” pungkas Nur Hidayat.
Komisi C berkomitmen terus mengawal kebijakan pemerataan pendidikan di Jepara, agar generasi muda Karimunjawa tumbuh menjadi sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di masa depan.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki









