KENDAL, Harianmuria.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Konten Digital untuk PAUD.
Pelatihan ini digelar untuk membekali guru dengan kemampuan membuat konten pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai perkembangan anak usia dini.
Penguatan Kapasitas Digital Guru PAUD
Subkor Kurikulum dan Penilaian PAUD dan PNF Disdikbud Kendal, Rokiban, menjelaskan bahwa bimtek ini dirancang untuk membangun kapasitas guru PAUD dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang efektif.
“Bimtek ini meningkatkan kompetensi guru dalam membuat, mengelola, dan mempublikasikan konten digital edukatif dan menarik,” ujar Rokiban, Selasa 2 Desember 2025.
Ia menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi langkah penting menuju transformasi pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif berbasis teknologi.
Menurut Rokiban, kegiatan bimtek sekaligus bertujuan menyamakan pemahaman pendidik terkait standar dan etika pembuatan konten digital PAUD. Hal ini penting agar materi yang dihasilkan tetap sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.
Sementara Kepala Disdikbud Kendal Ferinando Rad Bonay menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kemampuan teknis pendidik dalam membuat berbagai bentuk konten digital, seperti video pembelajaran, infografis, audio cerita, hingga media interaktif.
“Melalui bimtek ini, pendidik dibekali dasar literasi digital, termasuk penggunaan perangkat lunak, aplikasi pembelajaran, dan platform berbagi konten,” tegasnya.

Pembelajaran Lebih Inovatif dan Menyenangkan
Melalui pelatihan ini, guru PAUD diharapkan makin inovatif dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini lewat media digital yang sesuai tahap perkembangan mereka.
Program ini juga mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di jenjang PAUD dengan pengembangan media pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan ramah anak.
Ferinando berpesan agar tenaga pendidik terus meningkatkan kualitas layanan PAUD melalui pemanfaatan teknologi, sehingga proses belajar-mengajar semakin kaya dan beragam.
“Kami berharap ke depan terwujud komunitas pendidik PAUD yang kolaboratif, saling berbagi praktik baik, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan tahun 2025,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki









