Kamis, Januari 8, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Desa Meteseh Rembang Hadirkan Inovasi INSANA, Solusi Cerdas Atasi Masalah Sampah

Desa Meteseh Rembang Hadirkan Inovasi INSANA, Solusi Cerdas Atasi Masalah Sampah

Basuki by Basuki
13 Oktober 2025 22:31
in News, Rembang, Seputar Jateng, Umum
0 0
Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, sukses mengelola sampah rumah tangga dengan inovasi alat pengolah ramah lingkungan bernama INSANA (Inseminator Sampah Sederhana).

Pengelolaan sampah di Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori, Rembang. (Dok. Dinkominfo Rembang/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

REMBANG, Harianmuria.com – Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori, menjadi salah satu desa percontohan dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Rembang. Melalui inovasi alat bernama Inseminator Sampah Sederhana (INSANA), desa ini berhasil mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi warga.

INSANA, Inovasi Alat Ramah Lingkungan

Alat INSANA berbentuk menyerupai bangunan perapian dengan dua lubang: lubang atas untuk memasukkan sampah dan lubang bawah untuk mengambil sisa pembakaran. Meski menggunakan sistem bakar, asap yang dihasilkan minim, sehingga lebih ramah lingkungan dibanding pembakaran terbuka.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Meteseh, Suko Siswanto, mengungkapkan bahwa ide pembuatan alat ini bermula setelah banjir besar melanda desa pada 2022. Awalnya digunakan secara pribadi, namun karena terbukti efektif, akhirnya pemerintah desa mengadopsinya menjadi program bersama.

Dibiayai Dana Desa

Pada 2024, Pemerintah Desa Meteseh mengembangkan alat INSANA berkapasitas lebih besar melalui anggaran Dana Desa 2025 senilai Rp15 juta. Alat ini telah dimanfaatkan sejak awal tahun dan kini melayani 151 Kepala Keluarga (KK).

Baca Juga:  Peringatan HAB ke-80 Kemenag, Wagub Jateng Tekankan Kerukunan dan Tantangan AI

Setiap KK mendapat keranjang sampah yang diambil petugas setiap tiga hari dengan iuran Rp20 ribu per bulan. Warga yang membutuhkan keranjang tambahan cukup menambah biaya Rp10 ribu.

“Kalau satu keluarga minta dua keranjang, cukup tambah Rp10 ribu saja,” jelas Suko.

Daur Ulang dan Manfaat Abu Pembakaran

Sebelum proses pembakaran, sampah terlebih dahulu dipilah. Bahan yang masih bernilai ekonomi dijual untuk mendukung biaya operasional, sementara sampah tak bernilai langsung dimasukkan ke dalam INSANA.

Selain mengurangi volume sampah, sisa abu pembakaran juga dimanfaatkan untuk menutup lahan kosong. Ke depan, Karang Taruna Desa Meteseh berencana mengolah abu tersebut menjadi paving block untuk membangun jalur jogging track di kawasan embung desa.

“Kita punya tiga embung, dan rencananya salah satunya akan dibuat jogging track dari paving block hasil INSANA,” ujar Suko.

Baca Juga:  Kunjungan Wisata Rembang 2025 Tembus 2,8 Juta, Masuk 10 Besar Jawa Tengah

Menginspirasi Desa Lain Hingga Luar Daerah

Keberhasilan inovasi ini menarik perhatian desa lain, baik di Rembang maupun luar daerah. Perwakilan dari Desa Gandrirejo (Sedan) dan Kecamatan Krian (Sidoarjo) datang langsung untuk melihat cara kerja alat tersebut.

“Karena tidak bisa meninggalkan rumah lama, saya buatkan tutorial video INSANA lewat YouTube supaya bisa dipelajari desa lain,” tutur Suko.

Menuju Desa Bersih dan Mandiri Lingkungan

Suko berharap, inovasi INSANA dapat menjadi inspirasi bagi desa lain di Rembang untuk mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kalau setiap desa bisa mengelola sampahnya, sungai jadi bersih, lingkungan sehat, dan masyarakat lebih sejahtera,” pungkasnya.

Sumber; Pemkab Rembang
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita RembangDesa Metesehinovasi sampahINSANAKalioriPemkab Rembangpengelolaan sampah RembangRembang Hari Initeknologi desa

Related Posts

Produksi pertanian dan peternakan Rembang 2025 naik 6,84 persen, produksi padi melonjak hingga Rembang surplus beras hampir 30 bulan.
Rembang

Produksi Pertanian dan Peternakan Rembang 2025 Naik 6,84 Persen, Beras Surplus 30 Bulan

7 Januari 2026
Anggaran Dana Desa Jawa Tengah 2026 turun drastis dari Rp1 miliar menjadi Rp300 juta per desa.
Seputar Jateng

Anggaran Dana Desa Jateng 2026 Anjlok Drastis, dari Rp1 Miliar Kini Tinggal Rp300 Juta per Desa

7 Januari 2026
Kabupaten Semarang mencatat surplus beras 30.575 ton sepanjang 2025, mendukung target swasembada pangan nasional.
Semarang

Kabupaten Semarang Surplus Beras 30.575 Ton di 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional

7 Januari 2026
Kekurangan satu guru setelah pensiun, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus terapkan sistem mengajar bergantian agar pembelajaran 183 siswa tetap berjalan.
Kudus

Kekurangan Guru, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus Terapkan Sistem Mengajar Bergantian

7 Januari 2026
Load More
Next Post
DPRD Pati siap bersinergi dengan Polresta dalam program tanam jagung berkelanjutan.

DPRD Pati Siap Bersinergi dengan Polresta dalam Program Tanam Jagung Berkelanjutan

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS