JAKARTA, Harianmuria.com – Jakarta kembali menyambut hari jadinya yang ke-498 tahun dengan semangat yang lebih inklusif dan meriah. Mengusung tema ‘Jakarta Kota Global dan Berbudaya’, peringatan HUT Jakarta 2025 tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga panggung kolaborasi dan semangat kebersamaan lintas generasi dan latar belakang.
Meski puncak perayaan baru akan digelar pada 22 Juni 2025, gegap gempita sudah terasa sejak akhir Mei. Sejumlah agenda unggulan pun siap memeriahkan ibu kota dan menarik perhatian warga lokal hingga wisatawan mancanegara.
Agenda Utama HUT ke-498 Jakarta yang Wajib Dikunjungi
🔹 Jakarta Great Sale (10 Juni – 10 Juli 2025)
Diskon besar-besaran di lebih dari 90 pusat perbelanjaan siap menggoda para pemburu diskon. Selain mendongkrak daya beli masyarakat, program ini juga menjadi langkah konkret mendorong pemulihan ekonomi Jakarta pascapandemi.
🔹 Jakarta Fair Kemayoran (19 Juni – 13 Juli 2025)
Pameran ikonik ini kembali hadir di JIExpo Kemayoran dengan konsep One Stop Shopping and Entertainment. Lebih dari 2.700 tenant hadir dari berbagai sektor: kuliner, otomotif, fashion, hingga pertunjukan musik.
🔹 Jakarta International Marathon (29 Juni 2025)
Event olahraga berskala global ini akan diikuti ribuan pelari dari puluhan negara, menempuh rute ikonik dari Monas hingga Gelora Bung Karno. Momentum ini sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi olahraga dunia.
🔹 Jakarta E-Prix Formula E (21 Juni 2025)
Balapan mobil listrik paling bergengsi dunia kembali digelar di Sirkuit Ancol. Selain menyajikan adrenalin tinggi, ajang ini juga menjadi simbol komitmen Jakarta terhadap teknologi hijau dan masa depan berkelanjutan.
🔹 Festival Pecinan Glodok (21 Juni 2025)
Kawasan Petak 9 disulap menjadi pusat perayaan budaya Tionghoa. Mulai dari seni pertunjukan, kuliner khas, hingga kerajinan tangan lokal akan hadir memikat para pengunjung.
Wisata Sejarah dan Budaya: Jelajahi Wajah Ikonik Jakarta
Tak lengkap merayakan ulang tahun Jakarta tanpa menjelajahi destinasi bersejarah dan budaya yang mencerminkan kekayaan ibu kota:
📍 Kota Tua Jakarta: Kombinasi bangunan kolonial dan sentuhan seni modern, cocok untuk wisata sejarah dan konten Instagramable.
📍 Pasar Glodok: Kawasan Pecinan tertua dengan ragam kuliner legendaris dan suasana klasik khas Jakarta tempo dulu.
📍 Taman Ismail Marzuki (TIM): Tuan rumah Jakarta Future Festival (JFF) selama Juni, pusat seni, budaya, dan diskusi masa depan kota.
📍 Monumen Nasional (Monas): Simbol perjuangan dan kebanggaan ibu kota.
📍 Sarinah: Mal bersejarah yang kini tampil sebagai ruang kreatif dan komunitas urban.
Kolaborasi Jadi Kunci Perayaan HUT Jakarta 2025
Perayaan tahun ini menggambarkan kuatnya semangat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, sektor swasta, dan warga. Semua turut ambil bagian dalam membangun Jakarta yang lebih maju, inklusif, dan kompetitif.
“Kami sangat mendukung agenda yang bisa mendorong pertumbuhan pariwisata Jakarta. Event seperti ini memperluas eksposur kota dan menghidupkan industri kreatif,” ungkap Chandra Himawan, Head of Marketing & Communication Marclan International.
Menuju Jakarta 500 Tahun: Kota Modern, Inklusif, dan Berbudaya
Dua tahun menuju usia emas ke-500, Jakarta menegaskan visinya sebagai kota global yang kompetitif, modern, dan tetap menjunjung tinggi akar budaya. Perayaan HUT ke-498 menjadi jembatan menuju masa depan itu – dengan kolaborasi, kreativitas, dan semangat kebersamaan sebagai fondasi utamanya.
(NAILIN RA – Harianmuria.com)









