Rabu, Januari 7, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Nasional - Firman Soebagyo: NTB Punya Potensi Besar Jadi Lumbung Pangan Nasional

Firman Soebagyo: NTB Punya Potensi Besar Jadi Lumbung Pangan Nasional

Basuki by Basuki
14 November 2025 19:20
in Nasional, News, Umum
0 0
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menilai NTB memiliki potensi besar menjadi lumbung pangan nasional dan menegaskan revisi UU Pangan harus memberi ruang bagi penguatan potensi lokal daerah.

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo. (Dok. DPR RI/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

MATARAM, Harianmuria.com – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menilai Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Potensi ini perlu menjadi perhatian dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pangan yang saat ini tengah digodok di parlemen.

NTB Strategis untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pernyataan tersebut disampaikan Firman saat mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), dalam kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi NTB, turut dihadiri gubernur, pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan kelompok tani.

“NTB bukan hanya penghasil pangan, tetapi penyangga ketahanan pangan nasional. Revisi UU Pangan harus memberi ruang bagi daerah seperti NTB untuk menguatkan kemandirian pangan berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Firman menilai NTB memiliki beberapa keunggulan strategis, antara lahan pertanian yang luas dan produktif serta semangat tinggi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Kombinasi potensi alam dan kemandirian petani menjadi modal penting dalam memperkuat sistem pangan nasional.

Soroti Ancaman Alih Fungsi Lahan

Meski berpotensi besar, Firman menekankan ancaman serius berupa alih fungsi lahan produktif yang terus meningkat. Persoalan ini dapat mengancam keberlanjutan produksi pangan dan kesejahteraan petani jika tidak dikendalikan secara ketat.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap penurunan produksi akibat alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Pemerintah pusat dan daerah harus menindak tegas pelanggaran terhadap lahan pertanian yang dilindungi undang-undang,” tegasnya.

Dorong Penguatan Lumbung Desa

Firman juga mendorong pemerintah daerah memperkuat cadangan pangan lokal melalui pembangunan lumbung pangan di tingkat desa.

“Setiap desa idealnya memiliki lumbung pangan agar masyarakat tidak bergantung pada pasokan luar daerah. Kemandirian pangan harus tumbuh dari bawah,” ujarnya.

Selain pengendalian lahan, ia juga menekankan pentingnya inovasi dan diversifikasi pangan dengan memanfaatkan potensi lokal. Hal itu mencakup pengembangan varietas tanaman yang sesuai dengan kondisi wilayah, serta pemanfaatan bahan pangan alternatif untuk mengurangi ketergantungan impor.

“Pembangunan pertanian tidak cukup hanya meningkatkan produksi. Infrastruktur pendukung juga harus diperkuat,” imbuhnya.

Ketahanan Pangan Perlu Sinergi Semua Pihak

Firman, yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Politik Kadin Indonesia, menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah pusat, tetapi membutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah hadir dengan regulasi yang berpihak, masyarakat aktif, dan dunia usaha ikut berinvestasi,” ujarnya.

Firman berharap, pembahasan revisi UndangUndang Pangan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih berpihak pada petani dan daerah produsen pangan. Dengan demikian, daerah seperti NTB dapat menjadi ujung tombak kemandirian pangan nasional yang berdaulat, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Firman SoebagyoKomisi IV DPR RIlumbung pangan nasionalNTBrevisi UU Pangan

Related Posts

Kunjungan wisata Rembang 2025 tembus 2,8 juta wisatawan dan konsisten masuk 10 besar Jawa Tengah.
Rembang

Kunjungan Wisata Rembang 2025 Tembus 2,8 Juta, Masuk 10 Besar Jawa Tengah

6 Januari 2026
BPKH menyalurkan 50 gerobak dan tenda untuk PKL Kudus di Pendapa Kabupaten Kudus untuk mendorong ekonomi rakyat dan kesejahteraan pedagang.
Kudus

BPKH Salurkan 50 Gerobak dan Tenda untuk PKL Kudus, Dorong Ekonomi Rakyat

6 Januari 2026
Dishub Jateng menyiapkan rute baru Trans Jateng Temanggung–Magelang yang ditargetkan beroperasi 2027 untuk mendukung pariwisata Borobudur.
Seputar Jateng

Dukung Pariwisata Borobudur, Trans Jateng Siapkan Rute Baru Temanggung–Magelang di 2027

6 Januari 2026
Peringatan Haul ke-16 Gus Dur dan Harlah ke-103 NU digelar di Jepara jadi momentum untuk meneguhkan kepemimpinan yang berpihak pada rakyat.
Jepara

Haul ke-16 Gus Dur dan Harlah NU di Jepara, Teguhkan Kepemimpinan yang Berpihak pada Rakyat

6 Januari 2026
Load More
Next Post
Pemkab Blora kembali mengikuti Innovative Government Award (IGA) 2025 dengan dua inovasi unggulan: aplikasi Sikep dan Bu Desi Plus.

Pemkab Blora Usung 2 Inovasi Unggulan di IGA 2025: Sikep dan Bu Desi Plus

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS