SEMARANG, Harianmuria.com – Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Semarang Zoo menyiapkan berbagai agenda menarik melalui event bertema Zoonderland.
Rangkaian kegiatan ini digelar mulai 25 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dan dikemas sebagai hiburan keluarga dengan konsep rekreasi edukatif.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak masyarakat memanfaatkan momen pergantian tahun dengan berwisata di Semarang Zoo yang menghadirkan suasana berbeda dan penuh hiburan.
“Event Zoonderland menawarkan banyak hiburan menarik bagi masyarakat. Selain berwisata, pengunjung juga bisa menikmati berbagai atraksi yang ramah keluarga dalam suasana akhir tahun yang meriah,” ujarnya.
Atraksi Edukatif hingga Hiburan Seni Lokal
Selama pelaksanaan Zoonderland, pengunjung dapat menikmati beragam aktivitas, mulai dari animal interactive, petting zoo, festival cosplay, hingga pertunjukan seni tari.
Panggung hiburan juga akan dimeriahkan oleh finalis Hannung Fest, band-band lokal, serta sanggar seni dari Kota Semarang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memberikan apresiasi terhadap keterlibatan para pelaku seni dan musisi lokal yang turut meramaikan libur Nataru sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda.
“Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kreativitas anak-anak muda Semarang, sekaligus menambah pilihan hiburan bagi wisatawan yang berkunjung,” kata Agustina.
Panggung Dangdut Awali Tahun Baru 2026
Kemeriahan Zoonderland akan berlanjut pada 1 Januari 2026 dengan digelarnya panggung Orkes Dangdut yang dimulai pukul 09.00 WIB. Pertunjukan ini diharapkan menjadi magnet bagi pengunjung yang ingin mengawali tahun baru dengan hiburan rakyat.
“Momen tahun baru bisa dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga, menikmati udara segar, serta hiburan yang tetap mengedepankan ketertiban dan kelestarian kawasan konservasi,” tambahnya.
Selama periode event, harga tiket masuk Semarang Zoo ditetapkan sebesar Rp30.000 per orang, sudah termasuk fasilitas free softdrink. Pembelian tiket juga didukung dengan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS serta layanan pembelian online dan offline.
Target Pendapatan Rp600 Juta
Sementara itu, Plt Direktur Semarang Zoo Swandito Widyotomo mengatakan, total pendapatan selama libur nataru mencapai Rp600 juta, merupakan akumulasi dari tiket wahana permainan hingga penjualan produk kerja sama.
“Target bukan jumlah tiket tapi pendapatan rupiah, yaitu Rp600 juta,” katanya.
Ia mengatakan, jika faktor kondisi cuaca ekstrem dapat mempengaruhi target pendapatan Semarang Zoo.
“Jadi target ini lebih realistis daripada tiket, karena faktor cuaca dan lokasi tidak di tengah kota,” jelasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki









