Rabu, Januari 7, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Semarang - Diduga Dampak Galian C, Rumah Warga Tuntang Tertimbun Lumpur Usai Banjir Bandang

Diduga Dampak Galian C, Rumah Warga Tuntang Tertimbun Lumpur Usai Banjir Bandang

Basuki by Basuki
30 Desember 2025 23:46
in Semarang, News, Umum
0 0
Untuk ketiga kalinya, banjir lumpur dari proyek BUMD Jateng kembali merendam rumah warga Dusun Daleman, Tuntang, Kabupaten Semarang.

Salah satu rumah warga di wilayah Dusun Daleman, Tuntang, Kabupaten Semarang tertimbun material lumpur, Selasa, 30 Desember 2025. (Dok. warga/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Banjir bandang menerjang permukiman warga di Dusun Daleman, Desa/Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Selasa sore, 30 Desember 2025.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga tertimbun material tanah dan lumpur tebal yang terbawa arus banjir.

Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas Galian C di sekitar permukiman warga. Lokasi pengerukan tanah tersebut berada tak jauh dari Rest Area KM 445 B, aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).

Banjir Bandang Terjadi Usai Hujan Lebat

Salah satu warga terdampak, Sri Suparni, warga Dusun Daleman RT 04 RW 04, mengungkapkan banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Sekitar jam 15.00 WIB hujan deras, lalu tiba-tiba banjir bandang datang. Rumah saya sampai sekarang masih tertimbun lumpur,” ujarnya saat ditemui Selasa malam.

Sri juga mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, terdapat aktivitas pengerukan tanah di sekitar permukiman warga, meski belum diketahui secara pasti siapa pengelolanya.

Baca Juga:  Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

“Ada kegiatan pengerukan tanah, fotonya juga ada,” ucapnya singkat.

Tak hanya rumah Sri Suparni, beberapa rumah warga lainnya juga mengalami nasib serupa. Hingga Selasa malam, BPBD Kabupaten Semarang, bersama aparat Polsek dan Koramil Tuntang, relawan, serta unsur terkait lainnya masih melakukan pembersihan material lumpur di lokasi terdampak.

DPRD Desak Pertanggungjawaban Pengelola

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, menyatakan kegeramannya atas dugaan aktivitas yang menyebabkan bencana tersebut.

“Harus ada yang bertanggung jawab. Siapapun pengelolanya, karena ini sudah sangat merugikan warga,” tegas Bondan saat dihubungi.

Bondan juga meminta Pemkab Semarang dan Pemprov Jateng turun tangan langsung menyelesaikan persoalan ini, mengingat lokasi kejadian berdekatan dengan aset milik pemerintah provinsi.

“Kalaupun proyek itu bukan milik mereka, pemerintah harus menjadi jembatan penyelesaian. Korbannya warga, jadi tidak boleh dibiarkan,” tambahnya.

Baca Juga:  Penumpang Bandara Ahmad Yani Semarang Tembus 2,36 Juta Sepanjang 2025

Aktivitas Galian C Harus Ditinjau Ulang

Senada dengan itu, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Mansuri, menegaskan bahwa pihak pengelola aktivitas Galian C harus bertanggung jawab penuh.

“Kami tidak mau tahu itu proyek kabupaten, provinsi, atau perorangan. Kalau sudah berdampak ke masyarakat, harus ditinjau ulang,” ujarnya.

Mansuri bahkan menyebut kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. “Ini sudah yang ketiga kalinya. Masa mau diam saja? Harus ada pertanggungjawaban,” ucapnya.

Berdasarkan informasi warga, Mansuri memastikan adanya bukti aktivitas penggalian tanah sebelum banjir bandang terjadi.

“Ada bukti foto dari warga. Maka kami minta pertanggungjawaban penuh kepada pihak pengelola,” pungkasnya.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: banjir bandangBerita Semaranggalian Ckabupaten semarangsemarang

Related Posts

Dinkes Kota Semarang menargetkan 1,5 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis 2026 guna mencapai cakupan 80 persen sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
Semarang

Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

7 Januari 2026
Gudang mebel PT Pijar Sukma di Tahunan Jepara terbakar pada Selasa sore (6/1/2026), kerugian material ditaksir mencapai Rp20 miliar.
Jepara

Gudang Mebel PT Pijar Sukma Jepara Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Miliar

7 Januari 2026
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi 7 tahun eksistensi Pasar Kaget Tugu Tani Desa Sendangdawung yang mampu bertahan dan mendukung ekonomi warga.
Kendal

7 Tahun Bertahan, Bupati Kendal Puji Eksistensi Pasar Kaget Tugu Tani

7 Januari 2026
Kunjungan wisata Rembang 2025 tembus 2,8 juta wisatawan dan konsisten masuk 10 besar Jawa Tengah.
Rembang

Kunjungan Wisata Rembang 2025 Tembus 2,8 Juta, Masuk 10 Besar Jawa Tengah

6 Januari 2026
Load More
Next Post
Pemkab Rembang mencatat capaian positif dalam penanganan TBC dengan angka 92,15 persen, melampaui target 2025 dan menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Tengah.

Lampaui Target 2025, Penanganan TBC di Rembang Capai 92,15 Persen

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS