• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Atasi Kenaikan Harga Kedelai Impor, Disperindag Jateng Sarankan Swasembada Kedelai Lokal

Shinta Kusuma by Shinta Kusuma
8 Maret 2022
in Semarang
71 2
Pengrajin Kedelai

CEK: Salah seorang perajin kedelai di Kota Semarang sedang mengecek kondisi kedelai olahannya, belum lama ini. (Adhik Kurniawan/Harianmuria.com)

564
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Permasalahan harga kedelai yang menyerang Jawa Tengah merupakan kasus yang menimpa Nasional, yakni terkait kebijakan 80 persen impor dan 20 persen lokal. Menyikapi hal itu, Pemerintah harus mengadakan Swasembada Lokal.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah, Arif Sambodo. Dia mengatakan, untuk mengatasi harga impor yang sedang mahal, pemerintah sedang menyiapkan skenario.

“Jadi harga impor sudah mahal. Pemerintah Pusat sedang susun subsidi kedelai impor. Harga Rp10.600 didapatkan dari impor, sampai sini sekitar Rp11.000-an. Jauh dari harga acuan Rp6.000-an,” kata Sambodo.

DPRD Pati : Harga Kedelai Naik Sudah Ada Prediksi Sejak Tahun Lalu

Sambodo mengungkapkan, perlu adanya swasembada kedelai lokal untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sebab, meski stok kedelai banyak, namun masih terkendala harga tinggi akibat adanya impor.

“Kami perlu dari sektor hulu, ada swasembada kedelai agar kita tidak tergantung impor. Juga dalam pengolahan produksi, ukurannya atau harganya bisa disesuaikan. Tidak ada ketentuan menaikkan harga tempe dan tahu goreng. Jadi Pemerintah berpikir skema subsidi. Apakah nanti pengurangan biaya impor subsidi ke pengecer itu sedang direncanakan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, selain komoditas minyak, kedelai turut mengalami kenaikan harga, bahkan sempat memicu aksi protes mogok produksi. Namun, para perajin tempe di Kota Semarang, Jawa Tengah, enggan melakukan aksi mogok produksi seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain.

Kendati demikian, sejumlah cara tetap dilakukan untuk bisa menjalankan produksi di tengah-tengah kenaikan harga tersebut. Salah satunya melakukan penyesuaian ukuran tempe. Namun, masih ada sejumlah perajin yang tidak bisa melakukan apa-apa karena hanya seorang pengecer. (Lingkar Network | Adhik Kurniawan – Harianmuria.com).

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: KEDELAI
SummarizeShare41SendShare
Previous Post

DPRD Jepara Harapkan PCNU Jaga Marwah Jamaah

Next Post

Pemkab Kudus Bagikan 14.016 Liter Minyak Goreng

Shinta Kusuma

Shinta Kusuma

Berita Terkait

Kedelai

Pemasaran Kedelai Lokal Pati Diserobot Produk Impor, Bapanas Turun Tangan

by Ika Tamara
3 Januari 2025
572

PATI, Harianmuria.com - Petani kedelai di Kabupaten Pati, Jawa Tengah mengaku pemasaran hasil produksinya diserobot oleh produk kedelai impor. Sehingga serapannya lambat. “Kami ditikung kedelai impor. Sehingga pemasaran...

STOK: Kedelai impor yang tersedia di Primer Koperasi Tahu-Tempe Indonesia (Primkopti) Kabupaten Kudus. (Antara/Harianmuria.com)

Naik Lagi, Harga Kedelai Impor di Kudus Jadi Rp 14 Ribuan Per Kilo

by Sekar Sari
30 November 2022
602

KUDUS - Harga jual kedelai impor di Kabupaten Kudus kembali naik. Harga jual yang semula Rp 13.900 per kilogram meningkat menjadi Rp 14.200 per kilogram.

Pedagang tahu di pasar Bitingan mengeluh dan khawatir pembeli berkurang setelah harga tahu naik, Kamis (29/9). (Hasyim Asnawi/Harianmuria.com)

Harga Tahu dan Bahan Pokok Naik, Pedagang Khawatir Kehilangan Pelanggan

by Sekar Sari
30 September 2022
556

KUDUS - Naiknya harga kedelai beberapa waktu lalu berimbas pada kenaikan harga jual tahu di pasaran. Hal ini membuat para pedagang tahu di Pasar Bitingan Ploso, Kecamatan Jati, Kudus mengeluh. Mereka...

BEKERJA: Karyawan pabrik tahu sedang menjalankan aktivitas membuat tahu. (Muslichul Basid/Harianmuria.com)

Ongkos Produksi Meningkat, Harga Tahu Per Blek Naik Rp 5 Ribu

by Sekar Sari
28 September 2022
636

JEPARA - Usai harga bahan bakar minyak (BBM) naik, kini harga komoditas kedelai ikut merangkak. Hal ini mempengaruhi biaya produksi tahu dan harga jual di pasaran.

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
537
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
527
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pogram Desa Siaga TBC, Pemkab Demak Tingkatkan Partisipasi Eliminasi Tuberkulosis

Pogram Desa Siaga TBC, Pemkab Demak Tingkatkan Partisipasi Eliminasi Tuberkulosis

19 Juni 2026
543
Menanam Pangan, Memulihkan Martabat: Ujian Nyata Asta Cita di Kemenimipas

Menanam Pangan, Memulihkan Martabat: Ujian Nyata Asta Cita di Kemenimipas

23 Juni 2026
556

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya