REMBANG, Harianmuria.com – Kabupaten Rembang siap mencetak sejarah baru dengan menjadi tuan rumah kompetisi olahraga air internasional untuk pertama kalinya.
Ajang Aquabike Internasional rencananya digelar di Pantai Dasun pada April 2026, serta dirangkai dengan sejumlah event budaya di kawasan Lasem.
Persiapan Matang untuk Aquabike Internasional
Technical Advisor acara, Iyan Karim, mengatakan persiapan tengah dimatangkan untuk menyambut Aquabike Internasional, yang direncanakan berlangsung pada April 2026, kemungkinan minggu kedua.
Penentuan tanggal pelaksanaan disesuaikan dengan kondisi pasang surut laut demi menjamin keselamatan dan kualitas lomba.
“Pantai Dasun dipilih karena karakter pantainya yang landai dan ideal untuk Aquabike. Ini lokasi baru dengan potensi besar,” ujar Iyan Karim pada Selasa, 6 Januari 2026.
Olahraga Air dan Event Lari Unik
Aquabike Internasional ditargetkan diikuti peserta dari seluruh Asia Tenggara hingga mancanegara. Tak hanya olahraga air, panitia juga mempertimbangkan penyelenggaraan event lari, baik maraton maupun heritage run.
Salah satu konsep unik yang digagas adalah “Kartini Run”, lomba lari khusus perempuan dengan jersey batik khas Rembang.
Konvensi Batik Nasional dan Wisata Budaya
Event ini tidak hanya olahraga, tapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Rembang dan Lasem. Panitia berencana menggelar Konvensi Batik Nasional, menghadirkan perajin dan kolektor batik dari Solo, Yogyakarta, hingga batik mancanegara.
Langkah ini diharapkan mampu mengangkat Lasem dan Rembang sebagai simpul budaya batik Nusantara.
Dampak Ekonomi dan Dukungan Lokal
Dari sisi ekonomi, event ini dinilai akan memberikan dampak besar. UMKM dan pelaku ekonomi kreatif lokal akan dilibatkan aktif. Panitia juga menyiapkan “Rest Village”, tenda khusus untuk peserta dan pengunjung agar pengalaman wisata lebih berkesan.
Dukungan penuh datang dari Ketua Kadin Rembang, Arifin, yang menekankan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rembang dan komunitas jet ski.
“Balap jet ski internasional ini adalah yang pertama di Rembang. Race akan digelar di Pantai Dasun, sementara event lari di Lasem untuk mengenalkan kekayaan heritage kita,” katanya.
Rembang Jadi Destinasi Wisata dan Olahraga
Menurut Arifin, Rembang memiliki garis pantai panjang dan indah yang selama ini kurang dimanfaatkan untuk olahraga air. Dengan ajang ini, Rembang diharapkan mampu menarik wisatawan, memperkenalkan potensi daerah, dan mengangkat nama Rembang ke panggung internasional.
Jika sukses, ajang ini ditargetkan menjadi event tahunan, sekaligus membangun ikon baru bagi Rembang. Untuk tahap awal, piala yang diperebutkan kemungkinan adalah Piala Bupati, dengan visi jangka panjang menuju Piala Presiden.
“Harapan kami sederhana, Rembang tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah lintasan, tetapi sebagai destinasi wisata olahraga, budaya, dan kuliner yang diperhitungkan dunia,” pungkas Arifin.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki









