REMBANG, Harianmuria.com – Sektor pariwisata Kabupaten Rembang mencatat capaian positif sepanjang tahun 2025, dengan total kunjungan wisatawan mencapai 2.843.807 orang.
Jumlah itu meningkat 146.383 wisatawan atau 5,15 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 2.697.454 orang.
Capaian tersebut mengantarkan Rembang konsisten masuk 10 besar daerah dengan kunjungan wisata terbanyak di Jawa Tengah dalam dua tahun terakhir.
Destinasi Baru Dongkrak Kunjungan
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Mutaqin, mengatakan kenaikan jumlah wisatawan berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan jasa pariwisata.
Selain faktor libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang lebih panjang, kehadiran sejumlah destinasi baru turut mendorong minat wisatawan.
“Beberapa destinasi baru yang ikut mendorong angka kunjungan antara lain Pantai Indah Layur, Pantai Dasun, Bukit Panggang, serta view laut di area parkir Pasujudan Sunan Bonang,” jelas Mutaqin, Selasa, 6 Januari 2026.
Libur Nataru, 334 Ribu Wisatawan ke Rembang
Berdasarkan data Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, selama libur Nataru 2025/2026, Kabupaten Rembang dikunjungi sebanyak 334.271 wisatawan.
Jumlah tersebut menempatkan Rembang di bawah Kota Semarang, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Demak. Menurut Mutaqin, capaian tersebut menunjukkan konsistensi pertumbuhan pariwisata daerah dalam dua tahun terakhir.
“Tahun 2024 Rembang berada di peringkat enam, tahun 2025 naik ke posisi empat. Dalam dua tahun terakhir, jumlah kunjungan wisatawan kita selalu masuk 10 besar Jawa Tengah,” ungkapnya.
Pantai Karangjahe Masih Jadi Primadona
Dari sisi destinasi, Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, masih menjadi tujuan favorit wisatawan. Selama libur Nataru 2025–2026, pantai yang berada di jalur Pantura Semarang–Surabaya ini dikunjungi 111.171 wisatawan.
Capaian tersebut menempatkan Pantai Karangjahe di peringkat sembilan destinasi terpopuler dari total 1.154 objek wisata di Jawa Tengah.
Meski turun satu peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah pengunjung justru meningkat tajam.
“Pada Nataru 2024 jumlah pengunjung mencapai 87.560 orang, sedangkan tahun 2025 naik menjadi 111.171 wisatawan,” jelas Mutaqin.
Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Dinbudpar Kabupaten Rembang optimistis sektor pariwisata akan makin berperan sebagai motor penggerak ekonomi daerah pada tahun-tahun mendatang.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki









