PEKALONGAN, Harianmuria.com – Pantai Wonokerto menjadi tujuan favorit warga saat libur Tahun Baru 2026 di Kabupaten Pekalongan.
Ribuan wisatawan memadati kawasan pantai sejak pagi hingga siang hari, Kamis, 1 Januari 2026. Jumlah pengunjung diperkirakan menembus angka 11.000 orang hingga sore hari.
Lonjakan Wisatawan Sejak Pagi
Direktur BUMDes Mitramina Desa Wonokerto Kulon selaku pengelola wisata Pantai Wonokerto, Krisandi Okto Fredi, menyebut antusiasme wisatawan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan libur Tahun Baru sebelumnya.
“Sejak pagi hingga siang hari sudah sekitar 5.000 pengunjung. Kami perkirakan sampai sore bisa mencapai 11.000 orang,” ujar Krisandi.
Ia menjelaskan, lonjakan pengunjung dipicu oleh momentum libur panjang Tahun Baru serta cuaca yang relatif mendukung aktivitas wisata pantai.
Pengamanan dan Tim Kesehatan Disiagakan
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, pengelola Pantai Wonokerto memperkuat sistem pengamanan dengan melibatkan berbagai pihak. Di antaranya Polsek dan Koramil Wiradesa, Polres Pekalongan, Kantor Kecamatan Wonokerto, hingga Pos TNI AL Wonokerto.
Dari sisi kesehatan dan keselamatan, dukungan datang dari PMI Kabupaten Pekalongan, Puskesmas Wonokerto I, Tim SAR Bumi Santri, serta BPBD Kabupaten Pekalongan yang bersiaga di kawasan perairan.
Tiket Masuk Terjangkau, Fasilitas Lengkap
Meski pengunjung membludak, pengelola memastikan tarif masuk Pantai Wonokerto tetap normal dan terjangkau.
“Harga tiket tidak naik. Tetap Rp5.000 per orang, parkir roda dua Rp2.000 dan roda empat Rp4.000,” jelas Krisandi.
Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, Pantai Wonokerto dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, di antaranya 10 gazebo, 1 pondok kuliner, musala, 20 unit toilet, dan 52 lapak UMKM lokal.
Puluhan pelaku UMKM tersebut menjajakan aneka kuliner khas dan produk lokal yang menambah daya tarik wisata pantai.
Informasi Kondisi Pantai Terus Diperbarui
Pengelola juga aktif memperbarui informasi kondisi pantai, termasuk pasang surut air laut, melalui media sosial resmi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan sekaligus kenyamanan wisatawan.
“Kami ingin Pantai Wonokerto tidak hanya jadi tempat rekreasi, tapi juga sarana edukasi wisata bahari,” pungkas Krisandi.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki









