KUDUS, Harianmuria.com – Warga Kabupaten Kudus dihebohkan oleh beredarnya video asusila yang diduga melibatkan oknum pegawai RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Video tersebut juga diduga direkam di area rumah sakit milik pemerintah daerah itu.
Kasus ini menjadi viral setelah videonya diunggah ke media sosial melalui akun TikTok @ketutdewi_99. Video ini pun mendapat perhatian dari berbagai kalangan masyarakat.
Bupati Instruksikan Pemeriksaan Intensif
Menanggapi viralnya video, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa pihaknya telah memerintahkan Inspektorat dan Direksi RSUD untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
“Kami dari Pemkab Kudus ikut prihatin dan akan lakukan pemeriksaan secara intensif. Kami perintahkan Inspektorat maupun Direktur RSUD untuk melakukan pemeriksaan,” kata Bupati Sam’ani, Senin, 5 Januari 2026.
Pemeriksaan Menyeluruh dan Hak Jawab Pegawai
Bupati menjelaskan bahwa pemeriksaan akan dilakukan secara objektif, termasuk memberi kesempatan hak jawab bagi oknum pegawai yang terkait dalam video.
“Dalam pemeriksaan nanti akan kami lihat juga dari sisi mereka, karena mungkin ada hak jawab mereka dan nanti ada pembuktian-pembuktian di dalam pemeriksaan itu,” ungkapnya.

Sanksi Ditegakkan Sesuai Aturan
Setelah pemeriksaan selesai, Bupati menegaskan akan diadakan rapat koordinasi untuk menentukan sanksi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik mengacu pada aturan PNS maupun BLUD.
“Setelah selesai dilakukan pemeriksaan, kami akan rapat koordinasi untuk membahas terkait sanksi apa yang perlu ditentukan,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki









