KUDUS, Harianmuria.com – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) menjadi momentum penting bagi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus untuk merefleksikan berbagai capaian strategis dan penguatan kelembagaan sepanjang tahun 2025.
Refleksi tersebut tergambar dalam Upacara Peringatan HAB ke-80 Kemenag RI yang digelar di GOR UIN Sunan Kudus, Sabtu, 3 Januari 2025. Upacara diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan UIN Sunan Kudus.
Rektor Bacakan Amanat Menteri Agama RI
Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Agama RI.
Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, HAB ke-80 Kemenag menegaskan peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat moderasi beragama, serta menghadirkan pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Capaian UIN Sunan Kudus Sepanjang 2025
Usai membacakan amanat Menteri Agama, Rektor UIN Sunan Kudus menyampaikan sejumlah capaian penting institusi sepanjang tahun 2025. Ia mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih berkat kerja kolektif dan sinergi seluruh civitas akademica.
“Beberapa capaian tersebut antara lain terbitnya Peraturan Presiden tentang UIN Sunan Kudus pada 8 Mei 2025, serta diraihnya Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul per 1 Juli 2025,” jelasnya.
Selain itu, UIN Sunan Kudus juga mencatatkan 18 program studi terakreditasi Unggul dan satu program studi terakreditasi A, yang semakin memperkuat reputasi akademik kampus.

Penguatan Lembaga dan Akreditasi
Capaian lainnya di tahun 2025 adalah terakreditasinya Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Sunan Kudus yang resmi memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Tak kalah membanggakan, Perpustakaan UIN Sunan Kudus juga berhasil mempertahankan Akreditasi A, menegaskan komitmen kampus dalam peningkatan layanan akademik.
Dalam momentum HAB ke-80 ini, Rektor turut menyampaikan apresiasi kepada 20 dosen penerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun dari Presiden Republik Indonesia. Selain itu, ia juga mengucapkan selamat kepada para dosen penerima hibah Penelitian MoRA The AIR Fund untuk anggaran tahun 2025 dan 2026.
Sumber: UIN Sunan Kudus
Editor: Basuki









