KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyerahkan Surat Keputusan (SK) penugasan kepada 87 Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP serta 14 Kepala UPT Puskesmas di lingkungan Pemkab Kudus.
Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa, 30 Desember 2025.
Penyerahan SK ini menjadi momentum penting untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus memastikan roda organisasi di sektor pendidikan dan kesehatan berjalan optimal.
Bupati: Jabatan Kosong Harus Segera Diisi
Bupati Sam’ani menyampaikan bahwa penyerahan SK tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang sebelumnya kosong dalam waktu cukup lama.
“Setelah saya dilantik sebagai Bupati, masih banyak jabatan yang kosong. Maka segera kita isi supaya nakhoda kepemimpinan bisa bergerak cepat,” ujar Sam’ani.
Kepala Sekolah Diminta Berinovasi
Sam’ani berharap para kepala sekolah yang baru ditugaskan dapat berinovasi dalam kegiatan pembelajaran, sehingga kualitas pendidikan di sekolah negeri mampu bersaing dengan sekolah swasta.
“Sekolah kami minta berinovasi agar anak didiknya tidak ‘gabut’. Anak-anak diberi kegiatan sampai pukul 12.00 WIB supaya pengetahuan dan keterampilannya bertambah, serta orang tua merasa tenang,” paparnya.
Ia juga mendorong agar ke depan setiap sekolah memiliki aplikasi yang terhubung dengan ponsel orang tua, sehingga orang tua dapat memantau aktivitas anak selama di sekolah.
Kepala Puskesmas Didorong Tingkatkan Pelayanan
Bupati Kudus juga memberikan pesan kepada kepala UPT puskesmas yang baru agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Puskesmas kami harapkan bisa berinovasi dalam pelayanan, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan dan komplain bisa diminimalkan,” kata Sam’ani.

Wakil Bupati Tekankan Kepemimpinan Kolaboratif
Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, menambahkan bahwa kepala sekolah dan kepala puskesmas yang baru menerima SK diharapkan mampu mengakomodir dan menggerakkan seluruh jajaran pegawai agar pelayanan kepada masyarakat makin baik.
“Harapannya, kepemimpinan yang baru ini bisa lebih baik. Kepala sekolah berinovasi dalam pembelajaran, sementara kepala puskesmas mampu meningkatkan pelayanan kesehatan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki









