Kamis, Januari 8, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Kondisi Drainase di Ruas Jalan Rembang Miris, Warga Pertanyakan Kualitas Pembangunan

Kondisi Drainase di Ruas Jalan Rembang Miris, Warga Pertanyakan Kualitas Pembangunan

Sekar Sari by Sekar Sari
26 Januari 2023 12:17
in Seputar Jateng, Rembang
0 0
Jembatan kayu bikinan warga pada salah satu U-Ditch yang jebol dan diberi sebatang kayu untuk penyangga. (R Teguh Wibowo/Harianmuria.com)

Jembatan kayu bikinan warga pada salah satu U-Ditch yang jebol dan diberi sebatang kayu untuk penyangga. (R Teguh Wibowo/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

REMBANG, Harianmuria.com – Di ruas Jalan Slamet Riyadi tepatnya di titik Dukuh Karangmencol Desa Sumberjo Kecamatan Rembang terlihat pemandangan saluran pembuangan air atau drainase yang tidak dipasangkan penutup.

Pengerjaan drainase itu dinilai warga setempat mangkrak lantaran menyisakan kondisi U-Ditch yang membahayakan pengguna jalan.

Salah seorang warga setempat, Joko Wasito Sutopo (39) mengatakan kondisi U-Ditch yang tidak tertutup itu mangkrak sejak akhir 2022 kemarin. Tidak ada kelanjutan dari pembangunan jalan yang sudah diberi masa perpanjangan pengerjaan selama 50 hari itu.

Berdasarkan hasil forum RT setempat, tidak hanya permasalahan U-Ditch yang belum tertutup yang jadi keluhan warga. Tapi juga pemberian pedel pada pinggiran jalan yang belum terselesaikan secara menyeluruh.

“Sampai hampir akhir bulan ini belum ada tanda-tanda untuk ditutup saluran airnya. Sama jadwal pengaspalan jalan slamet riyadi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya, itu kira-kira proyek ini akan dilanjutkan atau tidak,” bebernya.

Baca Juga:  Kunjungan Wisata Rembang 2025 Tembus 2,8 Juta, Masuk 10 Besar Jawa Tengah

Menurutnya, hanya beberapa titik U-Ditch yang diberi tutup. Sisanya warga membuat jembatan sendiri dari kayu.

“Ada yang mandiri, ada yang memanfaatkan bekas tutup yang lama yang sudah dijebol kemudian ditutupkan lagi,” imbuhnya.

Dirinya juga membenarkan bahwa ada salah satu U-Ditch yang jebol akibat kendaraan yang melintas. Dari situ muncul anggapan dari warga terkait kualitas U-Ditch yang digunakan dalam pembangunan jalan.

“Baru beberapa hari itu sudah ada yang jebol. Itu malah menimbulkan pertanyaan lagi, apakah U-Ditch yang dipakai sudah sesuai standar atau cuma memang kelasnya kw-kw,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberjo Slamet Rahayu membenarkan terkait tutup U-Ditch yang menjadi keluhan warga. Utamanya para pemilik warung yang berada di pinggir jalan.

“Jadi warung itu merasa terganggu karena pembelinya harus mencolot (melompat). Akhirnya harus dibuat jembatan darurat,” jelasnya.

Baca Juga:  Perceraian di Rembang Capai 1.181 Kasus Selama 2025, Pisah Akibat Judi Naik 100 Persen

Ia juga menilai, proyek pembangunan Jalan Slamet Riyadi sangat banyak memiliki kekurangan. Sempat dirinya menerima informasi jadwal pengerjaan jalan Slamet Riyadi di bulan Januari ini. Namun hingga mendekati akhir bulan, pengerjaan tidak kunjung dimulai.

“Jadwal untuk pengaspalan jalan Slamet Riyadi itu tanggal 11-20, itu pernah beredar. Ini sudah lewat tanggalnya. Jadi kalau ada warga yang tanya, saya juga terbebani karena saya juga yang meneruskan informasi itu,” terangnya.

Dirinya berharap kepada pelaksana proyek agar segera melanjutkan pengerjaannya. Pasalnya tidak sedikit masyarakat yang menggunakan akses jalan tersebut untuk melakukan aktivitas sehari-hari. (Lingkar Network | R Teguh Wibowo – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: DrainaseInfo RembangJalan Rembangjalan rusakrembang

Related Posts

Produksi pertanian dan peternakan Rembang 2025 naik 6,84 persen, produksi padi melonjak hingga Rembang surplus beras hampir 30 bulan.
Rembang

Produksi Pertanian dan Peternakan Rembang 2025 Naik 6,84 Persen, Beras Surplus 30 Bulan

7 Januari 2026
Anggaran Dana Desa Jawa Tengah 2026 turun drastis dari Rp1 miliar menjadi Rp300 juta per desa.
Seputar Jateng

Anggaran Dana Desa Jateng 2026 Anjlok Drastis, dari Rp1 Miliar Kini Tinggal Rp300 Juta per Desa

7 Januari 2026
Kabupaten Semarang mencatat surplus beras 30.575 ton sepanjang 2025, mendukung target swasembada pangan nasional.
Semarang

Kabupaten Semarang Surplus Beras 30.575 Ton di 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional

7 Januari 2026
Kekurangan satu guru setelah pensiun, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus terapkan sistem mengajar bergantian agar pembelajaran 183 siswa tetap berjalan.
Kudus

Kekurangan Guru, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus Terapkan Sistem Mengajar Bergantian

7 Januari 2026
Load More
Next Post
DPRD Kudus saat menggelar rapat paripurna pembahasan Ranperda 2023 dan dihadiri oleh Bupati Kudus HM Hartopo. (Ihza Fajar/Harianmuria.com)

DPRD Kudus Minta Tiga Ranperda Dikaji Kembali

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS