JEPARA, Harianmuria.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara bergerak cepat menangani berbagai kejadian bencana yang dipicu cuaca ekstrem dan kondisi darurat yang terjadi sepanjang bulan Desember 2025.
Pohon Tumbang Rusak Rumah dan Halangi Jalan
Pada Senin, 1 Desember 2025 pukul 00.00 WIB, hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah di Desa Langon, Kecamatan Tahunan. Akibatnya, satu rumah mengalami kerusakan ringan.
Insiden serupa terjadi pada Kamis, 4 Desember 2025, di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, di mana pohon tumbang menghalangi jalan dan merusak jaringan listrik. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD segera melakukan pembersihan dan berkoordinasi dengan PLN untuk pemulihan.
Pada Sabtu, 6 Desember 2025, hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan robohnya tritisan rumah di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, menimpa dua orang. BPBD bersama warga melakukan evakuasi pohon, sementara kedua korban dilarikan ke Puskesmas Bangsri untuk penanganan medis.
BPBD Jepara Tangani Kejadian Darurat Lainnya
Minggu, 7 Desember 2025, pohon waru berdiameter sekitar 30 sentimeter tumbang menimpa rumah di Kelurahan Saripan, Kecamatan Jepara, menimbulkan kerusakan ringan. BPBD Jepara melakukan evakuasi pohon dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup.
Pada hari yang sama, BPBD juga mengevakuasi seorang warga Desa Geneng, Kecamatan Batealit, yang tercebur ke sumur sedalam 16 meter. Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Kartini.
Selain itu, pada Rabu dini hari, 9 Desember 2025, BPBD Jepara mengevakuasi seekor ular piton sepanjang sekitar tiga meter yang masuk ke kandang ternak warga di Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, menegaskan bahwa pihaknya selalu siap merespons laporan masyarakat melalui koordinasi lintas sektor.
“Kami selalu sigap merespons setiap laporan masyarakat demi keselamatan warga,” tegasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki









