PATI, Harianmuria.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Siti Asiyah mengingatkan pentingnya kroscek setiap menerima informasi. Hal ini ia sampaikan usai viralnya kasus penculikan anak yang sempat terjadi di salah satu sekolah di Kecamatan Margorejo, Pati.
Dirinya mengatakan, pers memiliki peranan edukasi dalam lingkup memberikan informasi yang kredibel. Namun di lain sisi, keberadaan pers terkadang justru dimanfaatkan oknum tertentu untuk menyebarkan berita palsu atau hoax.
Sementara itu, belum lama ini masyarakat Pati sempat digemparkan dengan dugaan kasus penculikan yang terjadi di SDN 02 Langenharjo, Kecamatan Margorejo. Kabar itu pun masih didalami oleh aparat kepolisian.
“Ya saya rasa masyarakat tidak perlu secara mudah percaya terkait isu penculikan anak yang beberapa waktu lalu viral di Pati, dari awal berita itu muncul jangan langsung buru-buru percaya, kalau ada berita seperti harus dicari tahu dulu kebenarannya, ” ujar Sekretaris Komisi D ini pada Jumat (3/1).
Politisi dari partai PDIP ini juga mengungkapkan, tidak sedikit para orang tua yang merasa resah dengan adanya pemberitaan tentang penculikan serta kekerasan kepada anak.
Kendati demikian, kabar tersebut juga memberikan efek baik kepada masyarakat yang semakin waspada menjaga anak-anak mereka supaya terhindar dari hal-hal tidak diinginkan.
“Soalnya berita seperti itu sebenarnya meresahkan masyarakat jika tidak benar. Tapi setidaknya ada sisi positifnya, orang tua bisa semakin waspada menjaga anak-anak mereka, ” imbuhnya.
Oleh sebab itu, dewan yang akrab disapa Mbak Sis ini meminta peranan penting seluruh masyarakat untuk dapat bersinergi dalam mewujudkan rasa aman.
“Pokoknya sebelum ada kejelasannya jangan dibesar-besarkan nanti malah membuat para orang tua semakin panik, yang pasti kita harus selalu waspada dalam menjaga anak-anak kita, ” pungkasnya. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Harianmuria.com)









