BLORA, Harianmuria.com – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Destinasi wisata alam pun kembali menjadi primadona, salah satunya Goa Terawang di Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.
Destinasi yang dikembangkan sebagai Ecopark tersebut mencatatkan lonjakan jumlah wisatawan hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa selama masa libur Nataru.
Pengunjung Tembus 2.000 Orang per Hari
Administratur (Adm) Perhutani KPH Blora, Yeni Ernaningsih, menyebutkan bahwa Goa Terawang saat ini menjadi salah satu destinasi wisata paling diminati di Blora.
“Liburan Nataru tahun ini pengunjungnya berbondong-bondong. Berdasarkan data, jumlah wisatawan membludak hingga lima kali lipat. Per hari bisa mencapai lebih dari dua ribu pengunjung,” terangnya.
Viral di Medsos, Infrastruktur Dibenahi
Yeni mengakui, peningkatan jumlah pengunjung tidak lepas dari kolaborasi dalam pengembangan kawasan wisata serta promosi yang masif melalui media sosial (medsos). Keindahan alam Goa Terawang yang viral menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.
“Infrastrukturnya sudah dibenahi, kemudian kami genjot promosi lewat media sosial. Alhamdulillah, ramai karena viral keindahan alamnya,” ujarnya.

Dapat Dukungan Penuh Pemkab Blora
Dalam beberapa waktu terakhir, Goa Terawang juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. Sejumlah agenda besar daerah digelar di kawasan wisata ini, di antaranya Blora Culture Festival yang diinisiasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar).
Selain itu, Grebeg Gunungan eks Kawedanan Ngawen juga dilaksanakan di Goa Terawang dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-276 Kabupaten Blora.
Dukungan Pemkab Blora tidak hanya sebatas penyelenggaraan event dan kunjungan pemerintahan, tetapi juga dalam bentuk promosi pariwisata. Salah satunya melalui pemasangan iklan dan materi promosi wisata Blora di baliho milik Dinporabudpar.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki









