BLORA, Harianmuria.com – Sebanyak 286 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2020 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora resmi menandatangani perpanjangan kontrak kerja selama lima tahun, terhitung mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2030.
Mereka melakukan penandatanganan perpanjangan masa perjanjian kerja dengan Pemkab Blora, dalam hal ini Bupati Blora Arief Rohman, di Pendapa Kabupaten, Selasa, 30 Desember 2025.
286 PPPK Lulus Evaluasi Akhir
Dari total 286 PPPK yang diperpanjang masa kontraknya, terdiri atas 269 tenaga guru dan 17 tenaga kesehatan. Seluruhnya dinyatakan lulus evaluasi kinerja di akhir masa kontrak pertama.
Pada formasi PPPK tahun 2020, Pemkab Blora sebelumnya melantik 359 PPPK pada tahun 2021. Namun jumlah tersebut berkurang 73 orang, dengan rincian 21 PPPK meninggal dunia dan 52 PPPK dialihkan menjadi PPPK Kementerian Pertanian.
Bupati Apresiasi Dedikasi dan Kinerja PPPK
Bupati Arief Rohman menyebut penandatanganan perpanjangan kontrak ini sebagai momentum penting, sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasi para PPPK selama lima tahun terakhir.
“Ini merupakan momentum penting. Sebanyak 286 PPPK formasi 2020 telah menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik selama masa perjanjian kerja,” ujarnya.
Bupati menjelaskan bahwa PPPK yang diperpanjang kontraknya telah memenuhi persyaratan, antara lain memiliki kinerja minimal bernilai baik, kompetensi sesuai dengan jabatan, menjunjung tinggi integritas, tidak pernah menerima hukuman disiplin, serta sehat jasmani dan rohani
“Sesuai dengan komitmen kita, bahwa ketika dedikasi kinerjanya baik, tentunya kita akan melakukan perpanjangan,” terangnya.
Blora Konsisten Perpanjang Kontrak 5 Tahunan
Bupati Arief menegaskan bahwa Pemkab Blora berkomitmen memberikan perpanjangan kontrak PPPK hingga lima tahun, berbeda dengan sejumlah daerah lain yang hanya menerapkan perpanjangan tahunan.
“Sesuai komitmen kami, jika kinerja PPPK baik, tentu akan kami perpanjang. Blora tetap konsisten dengan skema lima tahunan,” tegasnya.
Namun demikian, meskipun kontrak diperpanjang lima tahun, evaluasi kinerja tetap dilakukan setiap tahun.
Pesan untuk Guru dan Tenaga Kesehatan
Dalam kesempatan tersebut, Arief Rohman juga menyampaikan pesan khusus kepada PPPK guru dan tenaga kesehatan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Saya minta para guru membantu membentuk SDM anak-anak yang berkarakter, sehingga kualitas pendidikan kita terus meningkat setiap tahun,” pesannya.
Sementara itu, bagi tenaga kesehatan, Arief menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan garda terdepan dalam melayani masyarakat.
“Tenaga kesehatan harus memastikan masyarakat terlayani dengan baik,” imbuhnya.
Bupati berharap perpanjangan kontrak ini dapat menjadi motivasi bagi PPPK untuk terus bersyukur dengan meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan kompetensi.
“Perjanjian kerja ini menjadi ruang untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik, menjaga profesionalisme, serta terus mengembangkan kompetensi,” pungkasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki









