GROBOGAN, Harianmuria.com — Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Cingkrong dan Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan terus dikebut.
Danramil 01/Purwodadi, Kapten Inf Miftachul Huda, mengatakan bahwa meskipun target pengerjaan hanya satu bulan sejak peletakan batu pertama pada 31 Maret 2026, pihaknya memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai prosedur dan standar teknis konstruksi.
“Semua proses pembangunan melalui tahapan yang sesuai prosedur, tidak ada pengerjaan yang lewat begitu saja,” ujarnya, Rabu, 8 April 2026.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda tetap memperhatikan prioritas agar tidak terjadi kesalahan maupun kegagalan struktur, sebab jembatan tersebut akan menjadi akses mobilitas warga.
“Kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan memastikan hasil akhir sesuai dengan tujuan yang direncanakan, baik kualitas maupun fungsionalitas,” tambahnya.
Progres pembangunan Jembatan Garuda baru tahap awal, yakni pembuatan abutment atau struktur pendukung utama jembatan. Pondasi dalam menggunakan tiang pancang (pile) diterapkan karena kondisi tanah yang labil dan membutuhkan daya tahan beban berat.
Pembangunan jembatan juga melibatkan masyarakat yang dilakukan secara gotong royong. Dengan pembangunan infrastruktur ini ia berharap mampu meningkatkan aksesibilitas, perekonomian dan kesejahteraan warga Desa Cingkrong dan Kedungrejo.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











