Kamis, Januari 8, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Blora - DPUPR Blora Soroti Air Limbah Rumah Tangga Jadi Pemicu Tanah Ambles di Buluroto

DPUPR Blora Soroti Air Limbah Rumah Tangga Jadi Pemicu Tanah Ambles di Buluroto

Basuki by Basuki
05 Januari 2026 15:57
in Blora, News, Umum
0 0
DPUPR Blora menyoroti air limbah rumah tangga sebagai pemicu tanah ambles di Desa Buluroto.

Kabid SDA DPUPR Blora Surat didampingi Pelaksana Teknis BBWS Pemali Juana Agus Yanto. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

BLORA, Harianmuria.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora menyoroti air limbah rumah tangga sebagai salah satu faktor pemicu terjadinya fenomena tanah ambles di Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo. Peristiwa ini telah berlangsung lebih dari lima bulan.

Limbah Rumah Tangga Masuk Rekahan Tanah

Kepala Bidang Sumber Daya Alam DPUPR Blora, Surat, menjelaskan bahwa selain faktor hujan, pengendalian drainase limbah rumah tangga menjadi perhatian serius dalam kasus tanah ambles ini.

“Pengendalian drainase dari limbah rumah tangga ini penting, supaya tidak masuk ke rekahan-rekahan tanah yang sudah ada,” ujar Surat usai meninjau lokasi bersama BBWS Pemali Juana, Senin, 5 Januari 2025.

Ia mengimbau warga agar tidak membuang air bekas mandi, mencuci, maupun kebutuhan harian lainnya langsung ke tanah.

“Jangan sampai air limbah dialirkan dan kembali masuk ke dalam tanah. Ini penting untuk mencegah kondisi makin parah,” tegasnya.

Baca juga: Tanah Ambles di Blora Dipicu Curah Hujan Tinggi, ESDM Pastikan Bukan Akibat Lempeng Bumi

Warga Diminta Kelola Sampah

Selain persoalan limbah, DPUPR Blora juga menyoroti masalah sampah yang berpotensi memperparah kondisi tanah ambles. Mengingat situasi ini bersifat kebencanaan, Surat menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Masyarakat diharapkan tidak membuang sampah ke sungai atau di jalur tanah yang mengalami retak. Jika memungkinkan, kurangi beban di lokasi tanah ambles agar kondisinya tidak semakin parah,” imbaunya.

Baca Juga:  Pemkab Blora Gandeng ITB, Garap Teknologi Karbon hingga Bawa Barongan ke Level Dunia

Warga Diimbau Tenang dan Siaga Mengungsi

DPUPR Blora mengimbau warga terdampak maupun yang tinggal di sekitar lokasi agar tidak panik, namun tetap waspada terhadap potensi pergerakan tanah lanjutan.

“Yang terpenting tidak perlu panik, tetapi harus siap berpindah jika terjadi pergerakan tanah. Mengungsi sementara ke rumah tetangga atau tempat aman adalah langkah mitigasi untuk menghindari korban jiwa,” jelas Surat.

Baca juga: Tanah Ambles di Buluroto Blora Rusak 3 Rumah, Tim Lintas Instansi Tunggu Rekomendasi BBWS

Perbaikan Prioritaskan Bibir Sungai Lusi

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, DPUPR Blora akan memprioritaskan perbaikan struktur tanah di sepanjang Sungai Lusi, khususnya di bagian bibir sungai.

“Sekitar 30 meter di sepanjang aliran Sungai Lusi akan menjadi prioritas penanganan, terutama di bagian bawah,” terangnya.

Penataan alur air juga akan dilakukan agar air tidak merembes ke berbagai arah dan memperparah kondisi tanah.

Drainase Jadi Solusi Tahan Rembesan

Setelah bagian bawah dinilai stabil, DPUPR Blora akan melakukan evaluasi lanjutan terhadap aliran air permukaan, baik dari hujan maupun limbah rumah tangga.

Menurut Surat, pembuatan drainase menjadi solusi untuk menahan rembesan air langsung ke tanah.

Baca Juga:  Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

“Dengan sistem drainase, air tidak langsung masuk ke tanah. Penanganan akan dilakukan bertahap agar optimal,” katanya.

Saat ini, kekhawatiran utama adalah tingginya intensitas hujan, yang membuat pengendalian air di area rekahan menjadi sulit.

Berdasarkan data DPUPR Blora, terdapat enam rumah warga yang terdampak langsung. Panjang area tanah yang mengalami ambles mencapai 50 meter, dengan kedalaman bervariasi antara 30 hingga 50 sentimeter.

DPUPR Blora menyoroti air limbah rumah tangga sebagai pemicu tanah ambles di Desa Buluroto.
Kondisi tanah ambles di Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

BBWS Siapkan Pembuatan Drainase

Pelaksana Teknis BBWS Pemali Juana, Agus Yanto, menyampaikan bahwa pengerjaan drainase direncanakan mulai bulan ini.

“Saat ini masih tahap pengukuran dan koreksi lapangan. Kami berharap debit air Sungai Lusi tidak naik agar pengerjaan bronjong bisa berjalan maksimal,” jelasnya.

DPUPR Blora dan BBWS Pemali Juana berharap proses penanganan dapat segera terlihat setelah alat berat diturunkan ke lokasi.

Hingga saat ini, DPUPR Blora mencatat wilayah di tiga kecamatan terdampak fenomena tanah ambles, yakni Desa Sambiroto (Kecamatan Banjarejo), Dukuh Ngetrep, Desa Tutup (Kecamatan Tunjungan), dan Desa Puledagel (Kecamatan Jepon).

Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Blorablorakabupaten bloraLimbah Rumah Tanggatanah ambles Blora

Related Posts

Produksi pertanian dan peternakan Rembang 2025 naik 6,84 persen, produksi padi melonjak hingga Rembang surplus beras hampir 30 bulan.
Rembang

Produksi Pertanian dan Peternakan Rembang 2025 Naik 6,84 Persen, Beras Surplus 30 Bulan

7 Januari 2026
Anggaran Dana Desa Jawa Tengah 2026 turun drastis dari Rp1 miliar menjadi Rp300 juta per desa.
Seputar Jateng

Anggaran Dana Desa Jateng 2026 Anjlok Drastis, dari Rp1 Miliar Kini Tinggal Rp300 Juta per Desa

7 Januari 2026
Kabupaten Semarang mencatat surplus beras 30.575 ton sepanjang 2025, mendukung target swasembada pangan nasional.
Semarang

Kabupaten Semarang Surplus Beras 30.575 Ton di 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional

7 Januari 2026
Kekurangan satu guru setelah pensiun, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus terapkan sistem mengajar bergantian agar pembelajaran 183 siswa tetap berjalan.
Kudus

Kekurangan Guru, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus Terapkan Sistem Mengajar Bergantian

7 Januari 2026
Load More
Next Post
Dua bayi di Salatiga terkonfirmasi HIV sepanjang 2025, Dinkes memperkuat deteksi dini HIV pada ibu hamil untuk cegah penularan.

2 Bayi Terlahir dengan HIV di 2025, Dinkes Salatiga Perkuat Deteksi Dini Ibu Hamil

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS