JEPARA, Harianmuria.com – Menutup tahun 2025 dengan kepedulian sosial, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyalurkan santunan kepada 755 anak yatim piatu dan tenaga kebersihan.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Wanita Jepara, Rabu, 31 Desember 2025, sebagai wujud nyata perhatian pemerintah daerah kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Santunan akhir tahun ini menjadi momentum berbagi sekaligus refleksi sosial di penghujung 2025, sebelum memasuki Tahun Baru 2026.
Santunan Diserahkan Wakil Bupati Jepara
Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar (Gus Hajar). Acara tersebut Bupati Jepara Witiarso Utomo, unsur Forkopimda Jepara, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan lembaga kesejahteraan sosial.
Hadir pula perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU), dan lembaga rehabilitasi sosial yang selama ini berperan aktif mendampingi masyarakat rentan.
522 Anak Yatim Terima Santunan Rp200 Ribu
Gus Hajar menjelaskan, santunan diberikan kepada 522 anak yatim piatu yang berasal dari 28 LKSA di Kabupaten Jepara. Setiap anak menerima bantuan sebesar Rp200.000, sehingga total anggaran yang disalurkan mencapai Rp104,4 juta.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada anak-anak yatim agar mereka tetap merasakan kepedulian dan kasih sayang dari lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
233 Tenaga Kebersihan Juga Dapat Perhatian
Selain anak yatim, 233 tenaga kebersihan di Kabupaten Jepara juga menerima santunan dengan nilai yang sama, yakni Rp200.000 per orang. Total anggaran bantuan untuk tenaga kebersihan mencapai Rp44,6 juta.
Tak hanya itu, Pemkab Jepara juga menyalurkan bantuan kepada berbagai lembaga kesejahteraan sosial, baik untuk anak, lanjut usia, maupun rehabilitasi sosial, dengan total anggaran mencapai Rp138 juta.

Harapan Pemkab dan Respons Penerima Bantuan
Gus Hajar berharap bantuan ini dapat meringankan beban penerima dan menjadi penyemangat untuk terus melangkah serta menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat.
Salah satu tenaga kebersihan penerima santunan, Wiwik, mengaku sangat bersyukur. Setelah mengabdikan diri selama lima tahun, ini adalah pertama kalinya ia menerima santunan langsung dari Bupati Jepara.
“Saya sangat senang dan berterima kasih. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan pemerintah semakin peduli dengan kami,” tuturnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki









