JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memfasilitasi pemulangan serta pendampingan sembilan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban tragedi kebakaran di Wang Fuk Court, Tai Po District, Hong Kong.
Langkah ini merupakan bentuk kehadiran dan tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan hingga tahap akhir kepada PMI dan keluarganya.
Negara Hadir Dampingi Keluarga Korban
Selain memfasilitasi pemulangan jenazah, KP2MI juga memberikan bantuan kepada masing-masing ahli waris. Dukungan kemanusiaan turut diberikan oleh Palang Merah Hong Kong yang disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).
Bantuan tersebut berupa santunan tunai sebesar 5.000 dolar Hong Kong (HKD) per bulan selama 12 bulan serta dukungan psikososial untuk keluarga korban.
Pemulangan Jenazah Dilakukan Bertahap
Berdasarkan surat resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, pemulangan sembilan jenazah PMI dilakukan secara bertahap pada 21 hingga 25 Desember 2025 melalui dua titik debarkasi, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, dan Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Berikut rincian jadwal pemulangan jenazah PMI korban kebakaran di Hong Kong:
- 21 Desember 2025
Jenazah atas nama Novita asal Indramayu tiba di Jakarta. Jenazah diantar KP2MI ke keluarga dan dimakamkan pada 22 Desember 2025 di TPU Ki Buyut Kimas, Desa Jembe, Kecamatan Kartasemaya, Kabupaten Indramayu, dengan pendampingan KP2MI. - 23 Desember 2025
Tiga jenazah tiba di Bandara Soekarno-Hatta atas nama Yasmiati, Siti Fatonah, dan Darwati.
Dua jenazah tiba di Bandara Juanda Surabaya atas nama Erawati dan Sri Wahyuni. - 24 Desember 2025
Pemulangan jenazah Desy Widyana dan Siti Khotimah melalui Bandara Juanda Surabaya. - 25 Desember 2025
Pemulangan jenazah Dina Martiana asal Ponorogo melalui Bandara Juanda Surabaya.
Menteri P2MI Terima Jenazah PMI Asal Grobogan
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, secara langsung menerima jenazah almarhumah Yasmiati, PMI asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dari Kementerian Luar Negeri.
Prosesi penyerahan dilakukan di Terminal Cargo Human Remains Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sebelum jenazah diserahkan kepada perwakilan keluarga, Iswanto, kakak ipar almarhumah.
Acara tersebut turut dihadiri Kasubdit III Direktorat PWNI Kemenlu Tony Wibawa serta Perwakilan KJRI Hong Kong Henry Yoseph Kindangen.
Tim Khusus Dampingi Hingga Pemakaman
Mukhtarudin juga menugaskan Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI untuk membentuk tim khusus yang bertugas melakukan fasilitasi pemulangan dan pendampingan jenazah.
Tim ini mendampingi seluruh proses, mulai dari kedatangan di bandara, pengantaran ke rumah duka, hingga prosesi pemakaman sebagai bentuk penghormatan negara kepada PMI yang menjadi korban.
Koordinasi Lintas Lembaga
Penugasan tersebut mencakup koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri melalui KJRI Hong Kong, Palang Merah Indonesia, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya agar seluruh proses berjalan tertib, lancar, dan bermartabat.
KP2MI menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan menyeluruh bagi Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya, termasuk dalam situasi darurat dan kedukaan.
KP2MI juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri RI, KJRI Hong Kong, serta otoritas Hong Kong atas kerja sama dan koordinasi yang intensif dalam penanganan korban hingga pemulangan jenazah ke tanah air.
Sumber: KP2MI
Editor: Basuki









