PEKALONGAN, Harianmuria.com – Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf), resmi melantik tujuh pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan pada Senin malam, 3 November 2025.
7 Pejabat Tempati Posisi Baru
Sebanyak tujuh pejabat kini menempati posisi baru di lingkungan Pemkot Pekalongan. Untuk jabatan administrator, pejabat yang dilantik adalah:
- Miji Ristianti sebagai Inspektur Pembantu I Inspektorat,
- Dedy Setyawan sebagai Kabag Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan (PBJ/Minbang),
- Slamet Mulyadi sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM),
- Fanny Ardiansyah sebagai Kabid Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM).
Sementara untuk jabatan pengawas, tiga pejabat yang dilantik yaitu:
- Eko Hardian Prasetyo sebagai Lurah Noyontaansari,
- Mukhamad Nur sebagai Seklur Panjang Wetan,
- Pratiwi Wulandari sebagai Kepala UPTD TWL Pantai Pasir Kencana Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Dinparbudpora).
Wali Kota: Rotasi Berdasarkan Kompetensi
Wali Kota Aaf menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan kinerja aparatur pemerintah.
“Pelantikan ini baru penunjukan awal. Kemungkinan masih akan ada pelantikan berikutnya. Rotasi dan promosi ini kami lakukan dengan perhitungan matang agar penempatan personel sesuai kemampuan dan karakter masing-masing,” ujar Aaf.
Ia menekankan pentingnya penempatan pegawai sesuai kompetensi agar hasil kerja lebih optimal.
“Ada pegawai yang biasa bekerja di belakang meja, ada yang lebih cocok di lapangan. Itu jangan sampai tertukar, nanti tidak akan maksimal,” tambahnya.
Dorong Efisiensi dan Semangat Baru di Pemkot
Meskipun jumlah pejabat yang dilantik kali ini hanya tujuh orang, Wali Kota berharap rotasi tersebut dapat memicu semangat kerja baru dan meningkatkan efisiensi pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan.
“Mudah-mudahan walaupun hanya tujuh yang dirotasi, tapi itu bisa memaksimalkan kinerja yang selama ini semakin berat,” tutup Aaf.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki









